Swastamita di atas Jembatan
Semilir angin menyapa raga
Terdengar jelas hiruk-pikuk kehidupan
Juga sautan rel dan gerbong yang tak terpisahkan
Terlihat di ufuk sana
Matahari terbenam, membawakan semburat jingganya
Tertata indah pada nabastala
Ragamu menari indah dalam ingatan
Namun…
Jinggamu cepat sekali beranjak
Hanya mampir sejenak
Adakah esok semburat jingga menyapa kembali?
.jpg)